SMAN 2 KABUPATEN TANGERANG

Info JALUR ZONASI

Jalur zonasi :

  1. Jalur zonasi merupakan jalur seleksi PPDB dengan rnenggunakan sistem pembagian wilayah menjadi beberapa zona dengan mempertimbangkan zona mutu Kemendikbud, letak geografis, wilayah administratif, dan letak satuan pendidikan terhadap domisili calon peserta didik;
  2. Zona adalah kawasan atau area yang meliputi beberapa wilayah pemerintahan tingkat kecamatan dan/atau desa/kelurahan dalarn jarak terdekat (dalam satuan senti meter) dengan satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah dan ditetapkan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan usulan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) dan ditetapkan oleh Kepala Daerah;
  3. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Banten tentang Penetapan Zonasi PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021 terdiri dari :
  4. Seleksi PPDB pada jalur zonasi mengutarnakan jarak terdekat domisili calon peserta didik dengan satuan pendidikan pada satu zona yang sama;
  5. Jarak domisili dalam zonasi yang sama terdekat dimaksud pada point 1.d. dihitung point to point berdasarkan jarak dari domisili/tempat tinggal ke satuan pendidikan menggunakan sistem teknologi informasi (google maps);
  6. Dalam hal terjadi perselisihan jarak, panitia satuan pendidikan melakukan verifikasi jarak dengan menggunakan satuan jarak terkecil senti meter menggunakan aplikasi google map (titik koordinat sekolah sesuai dapodik);
  7. Bila hasil perhitungan point to Point hasinya tetap sama maka prioritas urutan adalah berdasarkan pada usia calon peserta didik yang lebih tua.
  8. Domisili Calon peserta didik didasarkan alamat rumah pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 12 (dua belas) bulan sebelum tanggal 26 Mei 2020. Jika tidak memiliki maka kartu keluarga dapat diganti dengan Surat Pernyataan orang tua/wali diketahui RT/RW dan Kepala Desa setempat bahwa peserta didik yang bersangkutan belum memiliki Kartu Keluarga elektronik dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten/Kota setempat maupun dari Disdukcapil Kabupaten/kota lainnya;
  9. Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah perbatasan provinsi, penetapan zonasi dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan secara tertulis antar Pemerintah Daerah. Daya tampung bagi peserta didik dari luar provinsi diusulkan oleh satuan pendidikan untuk ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi;
  10. Calon peserta didik jalur zonasi paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan;
  11. Calon Peserta didik yang diterima melalui jalur zonasi adalah calon peserta didik yang berdomisili pada satu zona dengan sekolah yang dituju;